Haji Backpacker Panggilan Ke Tanah Suci Dengan Niat

Haji Backpacker Panggilan Ke Tanah Suci Dengan Niat

Haji Backpacker Merupakan Peristiwa Perjalanan Ibadah Haji Yang Merupakan Rukun Islam Kelima Yang Di Adakan Secara Mandiri ataupun Berkelompok Dengan Customize Kegiatan Sesuai Dengan Tuntunan Sunnah Yang Di Ajarkan Nabi Muhammad SAW.

Haji merupakan rukun Islam yang kelima setelah syahadat, salat, zakat dan puasa. Menunaikan ibadah haji adalah bentuk ritual tahunan yang dilaksanakan kaum muslim sedunia yang mampu dengan berkunjung dan melaksanakan beberapa kegiatan di beberapa tempat di Arab Saudi pada suatu waktu yang dikenal sebagai musim haji (bulan Zulhijah). Hal ini berbeda dengan ibadah umrah yang bisa dilaksanakan sewaktu-waktu.

Haji Backpacker Panggilan Ke Tanah Suci Dengan Niat

Kegiatan inti ibadah haji dimulai pada tanggal 8 Zulhijah ketika umat Islam bermalam di Mina, wukuf di Padang Arafah pada tanggal 9 Zulhijah, dan berakhir setelah melempar jumrah pada tanggal 10 Zulhijah. Masyarakat Indonesia lazim juga menyebut hari raya Idul Adha sebagai Hari Raya Haji karena bersamaan dengan perayaan ibadah haji ini.

Chapter 1 – Mencari Informasi Tentang Haji

Senang Rasanya Hati Ini Mencari Cara Untuk Memenuhi PanggilanNya, Berawal Dari Umroh Backpacker 2016 Bulan Maret Silam, Saia Berpikir dan Memutuskan Niat Janji Suci di Hadapan Multazzam Untuk Bertekad Haji Tahun Ini Atau Maksimal Tahun 2017, Bagaimana Caranya Untuk Menempuh Haji Yang Merupakan Pelengkap Imanku TerhadapNya di Atas Segala KekuranganKu Ini. Sebenarnya Haji dari Kamboja dan Filipina Sangatlah Mudah, Kita Hanya Perlu Melampirkan Working Permit Cambodia / Philllipines Kita, Visa Tinggal, dan Kebutuhan Pelengkap Lainnya. Rasanya Terlalu Mudah Membuatku Enggan Untuk Mengambil Hal Itu, Saia Perlu Membuat Suatu Yang Beda dalam Hal Experience dan Tantangan Yang Menguji Nyali. Saia Mencari Tahu Jenis-Jenis Visa Yang Di Keluarkan oleh Kedutaan Besar Arab Saudi, Selain Jenis Visa Haji Resmi 2016. Kedutaan Besar Arab Saudi Mengeluarkan Visa Ziarah (Jalan-Jalan), Visa Furodah (Undangan Untuk Berhaji), Visa Amil Musim (Pekerja Musiman).

informasi-haji-backpacker-2016

Menariknya, Bagi Pria Yang Masih Berumur Kurang dari 50 Tahun Bisa Menggunakan Visa Amil Musim Arab Saudi, Visa Ini Juga Banyak di Manfaatkan Negara-Negara Afrika Untuk Bekerja Sambil Berhaji. Untuk Jenis Visa Ziarah dan Visa Amil Musim Tidak Boleh Haji atau Tidak Ada Ijin Tasreh Untuk Berhaji. Lalu Bagaimana Mensiasati Hal Tersebut, Untuk Para Jamaah Haji Yang Bervisa Ziarah dan Visa Amil Musim (Jawabannya Rahasia Satu Yang Di Rahasiakan Oleh Travel Agent Kebanyakan). Banyak Sekali Strategi-Strategi Yang Harus di Ambil Jamaah Untuk Berhaji dengan Cara Ini. Meski Sembunyi-Sembunyi dan Tidak Tenang, Anda Tidak Perlu Khawatir, InsyaAllah Travel Yang Mengurus Pembuatan Visa Kita Memberikan Rasa Aman dan Menjamin Keberadaan Kita Di Tanah Suci.

Chapter 2 – Memilih Visa Haji 2016 Yang Cocok

Berbagai Jenis Visa Untuk Entry Masuk Negara Kerajaan Arab Saudi di Musim Haji 2016, Membuat Kita Lebih Cerdik Dalam Belajar dan Bagaimana Mensiasati Haji Backpacker 2016. Baihaqi Zhai Memilih Visa Jenis Amil Musim Yang Bisa Mendarat di Jeddah Kedatangan Internasional, Harap di Catat Kedatangan Internasional. Jadi Saia Tidak Perlu Antri dengan Jamaah Reguler Haji dari Berbagai Negara Untuk Mengantri Cap Imigrasi. Sedangkan Visa Ziarah Tidak Dapat Mendarat Langsung di Jeddah Internasional Airport, Karena Sudah Berdekatan Dengan Musim Haji, Untuk Mensiasati Hal Tersebut Travel Membeli Tiket Pesawat Hanya Sampai Riyadh, Ibukota Negara Kerajaan Saudi Arabia Yang Jaraknya 1000 KM dari Kota Mekkah Al Mukarammah.

pengalaman-haji-backpacker-2016

Perjalanan Riyadh Ke Mekkah Menggunakan Darat Bus Memang Dapat DiLakukan Akan Tetapi Berbagai Resiko Yang Ada Membuat Travel Enggan Untuk Mengambil Jalur Darat, Travel Lebih Memilih Pesawat Domestik Rute Riyadh to Jeddah Yang Hanya 200 SAR Untuk One Way Services.

Jenis-Jenis Visa Haji dan Harganya Sangat Bervariatif.

  • Visa Amil Musim : Mulai Dari 2000 USD – 3500 USD Tergantung Mafia Visa di Kedutaan Arab Saudi
  • Visa Ziarah : Mulai Dari 3000 USD – 5000 USD Tergantung Mafia Visa di Kedutaan Arab Saudi
  • Visa Furodah : Mulai Dari 5000 USD (Visa Ini Paling Aman di Gunakan) Sahrul Gunawan dan Teuku Wisnu Menggunakan Visa Furodah Haji Untuk 1437 H Tahun Ini.

Sampai Sini Sudah Tahu Donk Biaya Haji Untuk Masalah Visa Saja.

Bonus Foto Ala Baihaqi Zhai

haji-backpacker-bersama-teuku-wisnu

Chapter 3 – Memilih Land Arrangement Haji 2016 Terbaik

Masalah Land Arrangement Haji Lintas Darat Dari Jeddah Kembali Ke Jeddah Sangat Rentan, Bagaimana Tidak Jika Kita Salah Memilih Travel Yang Dapat Memberikan Land Arrangement Haji Kita Menjadi Rusak Dan Hancur Karena Masalah Ini, Seperti Contoh Transportasi Jeddah Menuju Apartemen Transit Hingga Menuju Mekkah Al Mukarramah, Bahkan Sampai Urusan Armuna (Arafah Muzdalifah Mina) Harus Di Perhitungkan Betul Dalam Hal Tersebut.

peserta-haji-backpacker-2016

Contoh Saja, Travel X Memberikan Harga Penawaran 2500 USD Per Pack Untuk Setiap Jamaah Haji dengan Visa Ziarah, Itu Semua Sudah Include Dari Jeddah Dan Kembali Ke Jeddah, Akan Tetapi Travel Yang Tidak Berkompeten Meminta Bayar Lebih Karena Harga Naik Musim Haji (Pasti Naik, Kenapa Tidak Di Kondisikan Dengan Baik) Biaya Membengkak Menjadi Lebih Mahal, Pastikan Jika Anda Memilih Travel Untuk Mengurus Land Arrangement, Apakah Sudah Termasuk Dengan Hotel, Makanan, Tenda AC di Padang Arafah, Tenda AC Di Mina / Apartemen di Sisha. Pastikan Anda Mememang Surat Aggrement Yang Ada, Jangan Sampai Ketika Di Arab Saudi, Sudah Di Beri Dengan Harga Tigggi Akan Tetapi Fasilitas Hancur.

Seperti Pengalaman Teman Jamaah Yang Memakai Jasa Land Arrangement Travel A, Di Janjikan Hotel Bintang 5 di Mekkah dan Madinah, Serta Makanan Full Board Siang Dan Malam. Akan Tetapi Kenyataannya, Hotel Bintang 3, Madinah Al Mubarak atau Al Ansar Golden Hotel, Di Madinah. Padahal Beliau Membayar dengan Harga Super Fantantis 12500 USD = 170 Juta, Belum Tetek Bengek Dengan Upgrade-Upgrade Yang Ada. Sudah Itu Kamar Masih Share dengan 4 / 5 Orang Lainnya. Jadi Jangan Sampai Pilih Travel Agent Untuk Mengurus Land Arrangement Yang Begini, Cukup Pengalaman Teman Saia Di Jadikan Pembelajaran Yang Baik.

Chapter 4 – Berangkat Haji 2016 Bukan Dari Indonesia

Haji Bukan Dari Indonesia, Awas Ketangkap di Imigrasi Manila? Awas Razia-Razia Tentang Haji Backpacker / Haji Gelandangan, Banyak Teman-Teman Saia Yang Mendoakan Hal Yang Kurang Baik atau Hal-Hal Yang Membuat Bulu Kuduk Sulit Untuk Tidur Kembali.

haji-bukan-dari-indonesia

Pikiran Positif Membawa Saia Akan Hal Baru, Sejak Pengalaman Umroh 2016 Bulan Maret Silam, Saia Belajar Untuk Tidak Berpikir Negatif, Untuk Menerima Apa Yang Terjadi Karena Banyaknya Pengalaman Spiritual Yang Ada Menyebabkan Haji Backpacker 2016 Tahun Ini Menjadi Lebih Mengikuti Flow dengan Qada dan QadarNYA, Jika Dia Berkehendak Maka Terjadilah. Tiada Beban Dalam Menjalani Haji Backpacker 2016 Kali, Bahkan Teman Jamaah Lainnya Mengatakan “Kamu Haji Kok Enjoy Banget Kayak Gak Ada Beban Hidup Sama Sekali”, ucap Seorang jamaah. Semua Yang Hidup Pasti Punya Beban dan Masalah Yang Ada Tapi Bagaimana Kita Dapat Mengatasi Masalah Itu Di Dalam Hati Dengan Hanya Menyebut NamaNya di Relung Hati Yang Paling Dalam. Di Realisasi Dengan Senyuman Yang Ada.

Haji Kali Ini Saia Memilih Singapore Dengan Jumlah Peserta Haji Minoritas Di Negara ASEAN, Mengapa Singapore. Singapore Saudia Airlines Tahu Bahwa Kamu Akan Pergi Haji dengan Visa Amil Musim, Akan Tetapi Mereka Tutup Sebelah Mata Akan Masalah Ini, Berbeda dengan Saudi Airlines Indonesia dan Kuala Lumpur, Pasti Mereka Akan Menolak Keberangkatan Kamu Untuk Haji Backpacker. Banyak Sekali Haji Yang Berangkat Dari Singapore, Seperti Jamaah Dari China, Filipina, Thailand, Myanmar. Dengan Pramugari Asal Pinoy Akhirnya Semua Isi Pesawat Penuh Dengan Penumpang Bukan Haji Karena Ini Merupakan Pesawat Komersial, Banyak Foreigner Yang Hanya Transit Jeddah Lalu Melanjutkan Kembali Perjalanan Ke Perancis, Italia, Amerika Serikat dan Lain-Lainnya.

Chapter 5 – Jalan Menuju Kabah 2016

Jeddah 30 Agustus 2016 Tepat Pukul 02.00 WAS (Waktu Arab Saudia), Waktu Ketika Saya Mendarat Di Jeddah Internasional Airport dengan Seorang Diri Tanpa Jamaah Haji Lainnya, Karena Jamaah Haji Lainnya Menggunakan Visa Ziarah Jadi Mereka Harus Cap Passport di Riyadh dengan Antrian Mengular disana. Yaps Saia Hanya Seorang Diri, Tanpa Adanya Travel Agent Atau Teman Jamaah Yang Akan Saia Tumpangi sebagai penghubung Land Arrangement Selama di Mekkah dan Madinah.

haji-backpacker-aman-dan-nyaman

Cap Imigrasi Jeddah Berlangsung Mudah Dan Tanpa Hambatan, 5 Menit Selesai. Karena Saia Memegang Visa Amil Musim, Untuk Para Mukimin dan Pemegang Iqamah Mekkah Al Mukarammah Juga Menggunakan Jalur Khusus, Yang Lama Hanya Di Pengambilan Bagasi, Perlu Satu Jam Untuk Mengambil Bagasi, Karena Mereka Memilah-milah Bagasi Mana Yang Akan Di Bawa Lagi Ke Penerbangan Selanjutnya Atau Berakhir di Jeddah Internasional Airport, Sampai Kakak Yang Sudah Mukimin di Arab Saudi Yang Berasal dari Singapore Bertanya Ke Saia “Benar Tak Baggage disini, Dah 1 Hour Belum Sampai Juga?”. Urusan Bagasi Sudah Selesai, Kini Tinggal Urusan Penjemputan dari Jeddah Ke Apartemen Transit di Jeddah.

Masih Tersisa Waktu Untuk Sholat Isya dan Magrib Karena Saia Memang Niat Jamak Takhir di Perjalanan Menuju Ke Arab Saudi Ini. Saia Menuju Mushola dekat Pintu Keluar Kedatangan Internasional Jeddah, dan Akhirnya Tertidur Sampai Subuh, Karena Perjalanan Yang Menguras Tenaga. Saia Pastikan Kepada Orang Yang Mengurus Land Arrangement Kapan Di Jemput di Bandara Internasional Airport. Jawabnya Nunggu Para Jamaah dengan Visa Ziarah Datang, Sungguh Jawaban Yang Tidak Membuat Hati Tenang. Daripada Di Masukan Ke Jantung, Lebih Baik Have Fun Dengan Yang Ada. Sorry Dari Dulu Saia Gak Suka Masukkan Jantung Perkataan Yang Meremehkan Saia, Malah Perkataan Itu Membuat Motivasi Saia Menjadi Lebih Baik.

Tidur Di Mushola Pilihan Yang Tepat Meski Kurang Baik, Karena Saia Orangnya Gampang Tidur, Maka Tidak Sampai 5 Menit Saia Tertidur Pulas Sampai Orang Arab Bangunin Saia Untuk Sholat Shubuh di Pagi Hari. Karena Subuh Sudah Berlalu Akhirnya Saia Mau Tidur Lagi, Tapi Gak Bisa. Entah Kenapa, Saia Pengen Duduk-Duduk Manis di Tempat Tunggu Bandara Yang Saia Rasa Kurang Pantas Di Jadikan Bandara Internasional.

Pertemuan Pertama dengan Jamaah Asal Yogyakarta dan Australia, Tante Lilik(47) dan Oma Shaw(85). Tante Lilik Berasal dari Yogyakarta, dan Oma Shaw Berasal dari Jawa Akan Tetapi Sudah Menjadi Warga Negara Australia. Akhirnya Saia Memberanikan Diri Untuk Bertanya, “Apakah Jamaah Haji dari Travel X2?”, “Iya Bener”Jawab Tante Lilik Dengan Logat Jawa Yogyakartanya, Akhirnya Kami Bertiga Akrab Menunggu Kedatangan Jamaah Haji dengan Visa Ziarah Lainnya 3 Jam Lagi, Padahal Sudah di Janjikan Tidak Menunggu Sama Sekali Di Bandara, Apalah Daya. Haji Dengan Pasrah, Ujian Haji Sudah di Mulai dengan Menunggu Jamaah.

Jam 09.00 WAS, Jamaah Haji dengan Visa Ziarah Sudah Datang, Kami Bergegas Keluar Bandara Menggunakan Taksi Hyundai H1 Yang Muat Hanya 7 Orang Menuju Apartemen Transit Yang Tidak Layak Tinggal Bagi Para Jamaah Yang First Class (Maklum Jamaah Rata-Rata Membayar Haji Kepada Travel Masing-Masing Sebanyak 150 Juta), Tahu Donk Bagaimana Reaksi Jamaah Haji Yang Biasa Tinggal Di Hotel Bintang 5 di Indonesia di Suguhkan Ke Apartemen Transit Ecek-Ecek Yang Liftnya Hampir Punah. Bahkan Ada Jamaah Yang Protes Ke Saia, Kenapa Hotelnya Begini. Lho Emang Saia Travel Yang Menyelenggarakan Haji Ini.

Chapter 6 – Menanti Umroh Di Senja Dhulhijjah

Bersambung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *