Makna Imlek Bagi Chinese Modern Saat Ini

Makna Perayaan Tahun Baru Imlek Bagi Chinese Modern Saat Ini. Sincia Identik dengan Membagi-bagikan Angpao dan Bagi Uang. Xin Nian Kuaile Tradisi Perayaan Imlek selama berabad-abad menyediakan makna spiritual yang amat kaya, bahkan mampu berperan dalam menyatukan mereka dalam semangat hidup yang sama.

Imlek bukan milik agama Khong Hu Cu, tapi karena sebahagian besar etnis Cina mempedomani hidup menurut ajaran Khong Hu Cu, maka kemudian kenyataan reset penanggalan Imlek terakhir disesuaikan dengan tahun kelahiran Khong Hu Cu, tahun 551 SM yah tidak salah bila Imlek adalah hari raya Umat Khong Hu Cu.

Imlek adalah perayaan manusia yang menyatu dengan Alam. Ada cinta kasih sangat universal pada alam dan lingkungan yang sangat kental dalam perasayaan Imlek. Di Indonesia yang tidak mengenal musim semi.

Perayaan Imlek adalah perayaan Tahun baru. Waktunya bersyukur kapada rezeki tahun lalu serta semangat untuk hal hal yang lebih baik di tahun baru, bermaaf-maafan dengan anggota keluarga. Yang tua menyayangi yang muda (angpau) yang muda menghormati yang tua (bakti).

Makna Imlek Bagi Chinese Modern Saat Ini Terutama Bagi Saia Sendiri Kaum Yang Termaginalkan.

1.  Imlek Sarana Untuk Berbagi Rezeki dengan Sesama, Meski Adat Istiadat Imlek Sendiri Hanya Memperbolehkan Kita Untuk Memberi Angpao dari Orang Yang Sudah Menikah, Tapi Tidak Untuk Sekarang. Kami Chinese Muda Walaupun Belum Menikah Akan Tetapi Sudah Memiliki Kerja Yang Mapan Kita Harus Membagi-bagikan Kepada Sesama Keluarga Yang Belum Menikah atau Anak-Anak Kecil, Dan Memberikan Angpao Kepada Orang-Orang Yang Membutuhkan.

Imlek Sarana Untuk Berbagi Rezeki dengan Sesama

2.  Imlek Suasana Kumpul Keluarga Dan Silaturahmi, Malam Tahun baru Imlek sering disebut juga dengan Da Nian Ye (dapat diterjemahkan secara harafiah menjadi ‘new year’s eve). Orang Hokkian di Medan menyebut dengan ‘Sa cap me’ dari bahasa Mandarin ‘shanshi ye’, artinya adalah “malam tanggal 30 “. Tidak Di Pungkiri Zaman Sekarang Masyarakat Chinese di Indonesia Jauh Dari Keluarga Karena banyak yang Merantau dan Melancong Ke Negeri Seberang Atau Minimal Ke Kota Metropolitan. Imlek Merupakan Hari Pulang Kampung Bagi Kami Untuk Bersantap Bersama dengan Keluarga Besar. Jangan Lupa Rasakan Ikan Bandeng Pindang Khas Cirebon Bikinan Keluarga Besar Yang Tidak Akan Terlupakan Bagi Kita. Membagi Maaf Antar Sesama Keluarga Agar Menjadi Lebih Baik dan Memperkuat Hubungan Harmonis Antar Sesama

Imlek Suasana Kumpul Keluarga Dan Silaturahmi

3. Baju Baru Alhamdulillah Gak Pakai Juga Gak Apa-Apa, Suasana Serba Merah Meriah Menandakan Kita Hidup Bahagia Damai Sentosa di Dunia Ini. Semua Serba Baru Jika Kita Berada di Waktu Perayaan Imlek, Mulai dari Sempak, Daleman, Sampai Luaran Harus Baru Lho, Saat Ini Kita Harus Prihatin Terhadap Keluarga untuk Merayakan Imlek. Saat Masih Kecil Kita Mendapatkan Itu Semua dengan Mudah, Tapi Tidak Tahu Bagaimana Orang Tua Mendapatkan Hal Itu, Saat Ini Kita Sudah Tahu Akan Hal Itu, Jadi Kita Mengorbakan Baju Baru dan Lain-Lain Untuk Anak atau Ponakan atau Saudara Yang Masih Kecil Saat Ini.

Baju Baru Alhamdulillah Gak Pakai Juga Gak Apa-Apa

4. Kue Keranjang Imlek Yang Tidak Pernah Habis, Makanan wajib lainnya, kue keranjang yang disebut nian gao. Kata gao “kue” berbunyi sama dengan gao yang bermakna “tinggi”. Dengan makan kue keranjang, diharapkan rezeki seseorang setiap tahun bertambah tinggi. Saia Sebagai Seorang Chinese Cirebon Selalu Mendapatkan Kue Keranjang Yang Hampir Berlebih dari Saudara-Saudara Yang Merayakan Imlek Meriah Pada Tahun 2015. Kue Keranjang Biasanya Kami Mendapatkan Dua Kardus Indomie Setiap Tahun-nya Berkat kiriman dari Keluarga-Keluarga Besar Kami. Padahal Kue Keranjang Tahun Lalu Saja Belum Habis di Bagi Ke Saudara-Saudara Yang Notabene Bukan Chinese, Ini Udah Nambah Stock Lagi Dua Kardus Gan. Ada Yang Mau?

Kue Keranjang Imlek Yang Tidak Pernah Habis

5. Begadang Bersama Keluarga Sambil Becanda Bergurau. “Shoushui” atau tidak tidur pada malam menjelang hari Tahun Baru Imlek adalah kegiatan yang umumnya dilakukan rakyat Tiongkok. Anak-anak kecil paling gembira melakukan kegiatan “shoushui” karena bisa merayakan hari raya bersama dengan orang dewasa semalam suntuk, yang penuh dengan suasana riang gembira. Moment Ini Menjadi Tidak Akan Terlupakan Bagi Kita Selama Umur Hidup Kita, Sehabis Becanda Kita Tidur Bersama dengan Keluarga di Ruang Keluarga Seperti Jajaran Ikan Asin.

Begadang Bersama Keluarga Sambil Becanda Bergurau

6. Sembahyang Bagi Yang Masih Beragama Konghucu, Tradisi sembahyang yang biasa dilakukan pada malam sebelum imlek, tidak dilakukan oleh keluarga Besar. Kita baru akan melakukannya pada tanggal 4 Imlek Penanggalan Chinese, Biasanya Keluarga Yang Masih Memiliki Agama Konghucu Yang Kuat Akan Melakukan Ini. Kebetulan Karena Keluarga Kami Multi Kultural dan Multi Agama Dari Agama Islam, Kristen, Katolik Sampai Budha Ada Maka, Tradisi  Makna Imlek Bagi Chinese Modern Saat Ini Hanya Sampai Nomer Lima Saja. Karena Imlek Bukan Bagian Dari Agama, Melainkan Tradisi Leluhur Yang Perlu Kita Jaga dengan Baik dalam Kelestariannya.

Baihaqi Zhai Profile
Baihaqi Zhai Sembahyang

Itulah 6 Makna Imlek Bagi Chinese Modern Saat Ini. Semoga Anda Para Chinese di Indonesia Dapat Belajar Bagaimana Mempelajari Makna Imlek Setiap Tahunnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *