Badai Salju Nepal 77 Orang Berhasil Selamat di Manang

Badai Salju Nepal 77 Orang Berhasil Selamat, Termasuk 5 Warga Negara Indonesia Yang Sedang Melakukan Hiking di Gunung Tertinggi di Dunia Itu.

Setidaknya 85 pendaki masih belum diketahui keberadaannya setelah badai salju menyebabkan longsor di sepanjang rute pendakian gunung Everest yang populer di kalangan pendaki, kata Asosiasi Agen Pendakian Nepal, Kamis.

Berikut Ini Daftar 77 Nama Peserta Yang Berhasil di Selamatkan Oleh Trekking Agencies’ Association of Nepal (TAAN) Pendaki Ini Di Temukan di Manang. Manang Merupakan Tempat kejutan di tengah pendakian Sirkuit Annapurna. Sebuah perkampungan umat Budha Tibet yang religius, campur aduk dengan rombongan trekker, porter, pemandu wisata, barisan keledai, ladang jewawut, hotel, restoran, toko perlengkapan pendakian, warung internet, rumah sakit, dan seterusnya.

Tak perlu heran, Manang adalah dusun terbesar sepanjang sisi timur lintasan Sirkuit Annapurna. Pada ketinggian 3540 meter ini, Manang adalah tempat yang paling dianjurkan bagi para pendaki untuk menyesuaikan diri dengan ketinggian. Beristirahat dua malam di sini sangat dianjurkan sebelum melangkahkan kaki menuju Puncak Thorung La.

77 Selamat dalam Badai Salju di Nepal77 Selamat dalam Badai Salju di Nepal Part 2

Alhamdulillah Ada 5 Nama Warga Indonesia Berhasil di Selamatkan Oleh Team Rescue Nepal Tersebut Yaitu, Raharjo Satrio, Ade Rahmat, Gabriel Triswastono, Agung Sutisastoro, dan Paido Paryabran. Untuk Info Lengkap Anda Bisa Klik Disini 

Setidaknya 20 orang tewas dalam badai itu. Tim penyelamat militer dan sipil mengatakan jumlah korban hilang itu didasarkan pada daftar pendaki di kawasan terdampak. Kondisi cuaca yang membaik, Rabu (15/10), memungkinkan tim penyelamat menemukan empat jenazah sebelumnya, masing-masing dua warga Polandia, seorang Israel dan seorang warga Nepal.

Pesawat-pesawat tim SAR militer Nepal menemukan delapan jenazah lagi di sepanjang jalan setapak di pegunungan yang tertutup salju longsor dan badai salju, menaikkan jumlah korban menjadi 20 orang. Menurut para pejabat, hari Kamis (16/10), masih ada lima lagi pendaki yang hilang di gunung lain.

Kondisi cuaca yang membaik, Rabu (15/10), memungkinkan tim penyelamat menemukan empat jenazah sebelumnya, masing-masing dua warga Polandia, seorang Israel dan seorang warga Nepal. Di distrik Manang, hari Rabu (15/10), salju longsor menewaskan seorang warga India dan empat pendaki Kanada di desa Phu, ungkap pejabat pemerintah, Devendra Lamichane. Menurut Lamichane, proses penggalian untuk mengangkat jenazah-jenazah itu akan memakan waktu berhari-hari.

Korban lain adalah tiga warga desa di distrik yang sama, sekitar 160 kilometer sebelah baratlaut ibukota Katmandu, yang jenazah mereka baru berhasil diangkat hari Rabu. Para pendaki itu belum tentu semuanya terjebak oleh cuaca dan beberapa di antaranya kemungkinan sudah meninggalkan kawasan pendakian, kata tim penyelamat.

Gopal Babu Shrestha, bendahara Asosiasi Agen Pendakian Nepal mengatakan 23 orang berhasil diselamatkan. Sekitar 15 pendaki dirawat di sebuah rumah sakit di Kathmandu, katanya. “Ini merupakan salah satu insiden pegunungan terburuk yang pernah saya ingat,” kata Shrestha, seperti dilaporkan Reuters. Shrestha ambil bagian dalam operasi penyelamatan menggunakan helikopter dan mengatakan ia melihat sesuatu yang terlihat seperti orang-orang terjebak sepanjang lintasan. Namun para penyelamat belum bisa mencapai lokasi mereka.

Manang Nepal
Manang Nepal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *