My High School in SMA Negeri 2 Brebes, Jawa Tengah

SMA Negeri 2 Brebes Jawa Tengah Rintisan Sekolah Berstandar Internasional

Pendidikan Sekolah Menengah Atas adalah Penting Bagi Kestabilan Anak-Anak dalam mencapai Penghargaan Yang Lebih Tinggi di Perguruan Tinggi Kelak. Tentunya Anda Yang Berada di Wilayah Kabupaten Brebes sudah Mengetahui Keberadaan Sekolah Favorit di Kabupaten Brebes. Ya Benar, SMA Negeri 2 Brebes, Jawa Tengah.

Tidak Menyangka Saia Berkesempatan Menuntut Ilmu di Sekolah Ternama ini, Sebelum Masuk SMA Favorit Ini Saia Sendiri Sudah Berencana Sekolah Menengah Kejuruan di Kota Purwokerto (SMK Telkom Sandhy Putra Purwokerto) Jurusan Teknik Informatika. Tapi Karena Saia Salah Mengisi File, Saia Terpaksa Mendapatkan Jurusan Networking. Karena Tidak Adanya Minat Tentang Jaringan Komputer Saia Terpaksa Harus Menghapus Harapan Saia Untuk Bersekolah di SMK Favorit di Indonesia ini.

SMA Negeri 2 Brebes Jawa Tengah Rintisan Sekolah Berstandar Internasional
SMA Negeri 2 Brebes Jawa Tengah Rintisan Sekolah Berstandar Internasional

Mari Saia Jelaskan Terlebih Dahulu Tentang Sekolah SMA Negeri 2 Brebes. My High School in SMA Negeri 2 Brebes, Jawa Tengah merupakan salah satu Sekolah pertama yang mendapat gelar R-SMA-BI (Rintisan Sekolah Menegah Atas Bertaraf Internasional) di Wilayah Kabupaten Brebes. Dan sekolah satu-satunya yang memiliki lahan paling luas di daerah kabupaten Brebes. Karena memiliki lahan yang luas, sekolah ini pernah mendapat kehormatan menjadi tuan rumah pada acara POPDA (Pekan Olahraga Daerah) pada tingkat Karisidenan Pekalongan pada tahun 2013, meliputi lomba basket putra dan putri tingkat SMP,SMA se-Karisidenan Pekalongan, volly putra dan putri tingkat SD,SMP,SMA se Karisidenan Pekalongan. Tenis Meja putra dan putri tingkat SD,SMP,SMA Se-karisidenan Pekalongan.

Mari Kita Lihat Profile SMA Negeri 2 Brebes, Jawa Tengah
Alamat : Jln. Jenderal A. Yani 77
Koordinat : 6°52’20″S 109°2’54″E
Kecamatan : Brebes
Kabupaten : Brebes
Provinsi : Jawa Tengah
Kode Pos : 52212
Telepon / Fax : 0283-671060
Websites : www.sman2-brebes.sch.id
Email : smadabes@ymail.com

Pada Tahun 2004, Sebelum Menjadi Rintisan Sekolah Menegah Atas Bertaraf Internasional, Sekolah ini Bukanlah Sekolah Favorit Terbaik di Kota Brebes. Dia Selalu Berada di Peringkat Kedua di Bawah SMA Negeri 1 Brebes, Jawa Tengah. Semasa Saia Bersekolah disini Banyak Suka-Duka Mewarnai Kehidupan Saia. Mengapa Saia Bersekolah di SMA Negeri 2 Brebes, Jawa Tengah? Jawabannya Cukup Simple karena mudah di akses oleh Jalan Raya Pantura. Karena Rumah Saia Yang Berjarak 30 Km dari Kabupaten Brebes, Saia Harus Menempuh Perjalanan Sekitar 30-60(Dengan Asumsi Bus 60Km/Jam) Menit untuk Sampai Ke Sekolah Ini. Telat Menjadi Makanan Sehari-hari Kami Sebagai Siswa Terjauh di Kabupaten ini.

Waktu untuk Keberangkatan Sekolah Saia Saja, Saia Harus Bangun Subuh. Jam 06.00 Harus Standby di Pos Hewan (Julukan Halte Losari) untuk Menunggu Bus Sahabat (Mahera) atau Elf(Bus 3/4) StrFlush, Adin Jaya dan Lain-Lainnya. Jika Anda Pernah Bersekolah disini dan Kebetulan Berada di Wilayah Losari dan Tanjung Sekitar Tahun 2000-an Pasti Anda Sudah tidak Asing untuk menganal Bis-Bis Yang Berjasa dalam Kehidupan Anda.

Letak Strategis SMA Negeri 2 Brebes, Jawa Tengah yang semua orang dapat turun di depan Pintu Gerbang sekolah Ini dari Jalan Raya Pantura, Menjadi Alasan Saia Untuk Sekolah disini Cukup Simple Bukan.

Bagaimana Anak-Anak Losari Menjadi Nomer 1 di SMA Negeri 2 Brebes, Jawa Tengah , Kebanyakan Anak-Anak Losari yang bersekolah disini adalah anak-anak Chinese Losari Sekitar dari 40% dari Anak Losari adalah Chinese. Chinese Kota Brebes enggan untuk Bersekolah disini, Mereka Lebih Memilih Kota Tegal Sebagai Lanjutan Sekolah Menengah Atas, Karena Standar Yang Lebih Baik.

Sebenarnya Chinese-Chinese Losari Memiliki Dua Pilihan Menyekolahkan Anaknya di Kabupaten Brebes atau di Kota Cirebon. Jarak Kota Cirebon Yang Hampir Sama dengan Kab. Brebes Yaitu Sekitar 35 Km. Menjadi Alasan Chinese Losari ini untuk Menyekolahkan anaknya di kota Cirebon. Seperti SMK Kristen BPK Penabur dan SMA Negeri 2 Kota Cirebon. SMK Kristen BPK Penabur Kota Cirebon, dulu Menjadi Prioritas saia untuk Masuk Sekolah Ternama di Kota Cirebon Tapi Karena Sekolahnya tidak Terjangkau untuk Bus-Bus Langsung dari Losari, dan mengharuskan untuk Asrama dan Kost(Tinggal Sekitar Sekolah) Maka Pilihan Kembali Jatuh di SMA Negeri 2 Brebes, Jawa Tengah.

Pengalaman-Pengalaman Menarik Selama Berada di SMA Negeri 2 Brebes, Jawa Tengah.

Kelas 1, Belajar Bahasa Brebes. Saia Shock dan Kaget Mendengar Bahasa Brebes Yang Ternyata Jauh Berbeda dengan Bahasa Losari. Bahasa Brebes Lebih ke Bahasa Tegal, Pekalongan dan Purwokerto (Banyumasan).  Adapatasi untuk Belajar Bahasa Daerah Setempat Menjadi Prioritas Saia untuk Beradaptasi dengan Orang Lokal. Saia Masuk Kelas X.8 (Sepuluh Delapan) Kelas Terakhir dalam SMA Negeri 2 Brebes. Untuk Masuk Kelas Unggulan X.1 anda Harus memiliki NEM yang Baik Ketika SMP.(Saia Tidak Setuju dengan Hal Ini) Karena NEM Tidak Mempengaruhi Anak Pintar Atau Tidak. Di Kelas X.8 Yang Tidak Unggulan Ini Saia Harus Belajar Bahasa Brebes. Bersama Nena Anak Losari Desa Dukuh Gerobak ini Saia Menjadi Siswa yang berasal dari Losari.

Masih Ingat Rudiansyah? Yah Benar Sang Ketua Kelas Berambut Ikal ini Terobsesi Menjadi Primadona Anak-Anak Cewek di SMA Negeri 2 Brebes, Jawa Tengah.  Kita Sebagai Anak Losari Selalu di Hina dengan Bahasa Lokal Kami. “Isun Sira Talah” (Saia Kamu Mah) Menjadi Kata Sehari-Sehari Yang Menjadi Bahan Cercaan Anak-Anak Brebes Terhadap Kami di Bulan-Bulan Awal Sekolah disini.

Saia Duduk Bersama Syahrir Anak Carik Desa Kertabesuki, Wanasari, Kabupaten Brebes. Dia Juga Bermata Sipit Seperti Saia Tetapi Hanya Kulitnya Saja Yang berbeda. Saia Sering Memanggilnya Kacung(Anak Buah Bahasa Indonesia) Padahal Saia Mengartikan Kacung itu Adalah Adik dalam Bahasa Losari, Kesalahpahaman Ini Menjadi Bahan Tertawa di Masa Kini Jika Bertemu dan Kangen Bersama.

Kejadian Yang Paling di Ingat Saat Ketika Ujian Bahasa Indonesia, Dengan Guru Super Cantik dan Seksi Se SMA Negeri 2 Brebes, Jawa Tengah yaitu Ibu Sumarni Atau Biasa di sapa Ibu Marni. Saia Sering di Panggil Delon Melon oleh Ibu Marni Karena Rambut Saia Yang Berdiri Seperti Juara Indonesian Idol Delon, Guru Cantik Ini Menjadi Guru Favorit Saia Ketika Berada di Kelas X.8. Guru Cantik Tapi Cerewet Ini Kalau Ujian Tidak Kira-Kira, tidak Ada Waktu Untuk Menyontek, karena Soal Hanya 10 Saja. Tapi Jawaban 2 Lembar Folio, dengan Waktu Yang Super Singkat. Semua Anak Nyerah.

Banyak Anak-Anak Yang Mempersiapkan Contekan dengan Baik. Apesnya Dua Siswa Tertangkap Basah Sedang Mencontek Yaitu Bapak Muhammad Aulia Rahman, SPd, MPd (Salah Satu Guru Terbaik di Kota Brebes Sekarang Ini) dan Bapak Iwan Setiawan (Salah Satu Orang Yang Sudah Menjadi Warga Negara Medan) Tertangkap Tangan Sedang Memegang buku Catatan Saat Mencontek. Kedua Siswa Ini Menjadi DPO no 1 Ketika Ujian Bahasa Indonesia Sampai Kelas 3 SMA. “Yo… Jangan Nyontek Yo… Nanti Saya Kasih Kelek(Ketiak) Rasa Strawberry atau Melon” Canda Guru Cantik Ini.

Saat Perpisahan Kelas X.8 Kita Mengadakan Tour Ke Kota Purwokerto Yaitu Tempat wisata Baturaden. Jika Kamu Belum tahu Tentang Batu Raden Saia Akan Jelaskan Secara Singkat

Lokawisata Baturaden (atau Baturaden saja) terletak di sebelah selatan Gunung Slamet memiliki udara sejuk dan cenderung bertambah dingin di malam hari. Selain memiliki panorama alam yang cantik, Baturaden juga memiliki banyak legenda rakyat, salah satunya cerita lutung kasarung yang terkenal.

Baturraden terletak di sebelah utara kota Purwokerto tepat di lereng sebelah selatan Gunung Slamet. Baturraden karena letaknya di lereng gunung menjadikan kawasan ini memiliki hawa yang sejuk dan cenderung sangat dingin terutama di malam hari. Baturraden juga merupakan daerah wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal, terutama pada hari minggu dan hari libur nasional. Kondisi tersebut menyebabkan banyak hotel dan vila didirikan di sini.

Baturraden dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi maupun umum. Jarak dari kota Purwokerto sekitar 15 km dan dapat ditempuh dalam waktu 15 menit dengan lalu lintas yang tidak terlalu padat. Apabila ingin menggunakan kendaraan umum wisatawan dapat naik angkutan kota dari terminal di Purwokerto dan turun di terminal lokawisata Baturraden. Jika ingin lebih praktis wisatawan dapat menggunakan taksi. Jika memutuskan untuk menggunakan kendaraan pribadi, sebaiknya hati-hati karena jalan yang menanjak dengan kemiringan sekitar 30 derajat.

Baturraden adalah keindahan yang memancar dari lereng Gunung Slamet. Lokasi wisata yang berjarak hanya sekitar 15 km dari kota Purwokerto, Jawa Tengah ini, tak hanya menyimpan panorama alam yang molek, tetapi juga cerita rakyat tentang Raden Kamandaka, atau Lutung Kasarung yang cukup akrab di masyarakat Indonesia.

Selain akses yang mudah, area wisata ini juga menyediakan hotel dan aneka penginapan yang memadai. Di samping, bagi pecinta alam terbuka disediakan camping ground yang nyaman dan aman. Dan tanpa perlu khawatir akan kesulitan memperoleh makanan, karena di area ini cukup banyak pedagang yang menjajakan sate kelinci. Gunung Slamet dengan lereng-lerengnya yang landai, menawarkan panorama alam yang indah, udara yang segar dan diketinggiaan 1000 m.

Memakan Sate Kelinci Menjadi Favorit Ketika Berwisata di Kota Purwokerto Ini, Saia dan Rekan-Rekan Ketika Berwisata di Purwokerto Cukup Mengeluarkan Biaya Rp. 25.000,00 Per Kepala, Cukup Murah Bukan. Padahal Uang jajan saia Setiap Hari IDR 10.000,00.

Sudah Dulu Cerita Pengalaman Saia Ketika Berada di SMA Negeri 2 Brebes, Jawa Tengah. Nantikan Pengalaman Saia Ketika di Kelas 2 SMA Negeri 2 Brebes, Jawa Tengah. Pastinya Ada Cerita Seru dalam Pengalaman Hidup di SMA Negeri 2 Brebes, Jawa Tengah.

One thought on “My High School in SMA Negeri 2 Brebes, Jawa Tengah

  1. Hahaha cerita masuk SMA 2nya hampir sama mas seperti saya, dulu sebenernya mau masuk SMA telkom Purwokerto dan ambil RPL namun karena beberapa sebab jadi batal masuk situ dan akhirnya masuk SMA2Brebes 😀 Salam kenal Wong Brebes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *