Sinopsis Cerita Cahaya Cinta China Cirebon

Sinopsis Cerita Cahaya Cinta China Cirebon Klenteng Talang

Misteri Sejarah China Peranakan di Cirebon Terungkap di Cerita Cahaya Cinta China Cirebon ini. Kisah Epik Tragedi Cinta Pada Abad Ke 18 Antara Seorang Pribumi dengan Seorang China Totok. Totok Sendiri adalah istilah dari bahasa Indonesia, berasal dari bahasa Jawa yang berarti “baru” atau “murni”, dan digunakan untuk mendeskripsikan para pendatang yang lahir di luar negeri serta berdarah murni.┬áPada masa Hindia Belanda, istilah ini dipakai untuk menunjuk orang Belanda (atau Eropa) yang lahir di luar Hindia Belanda. Kata ini juga dipakai untuk menyindir orang Eropa yang baru datang, “vers van de boot” yaitu “baru turun dari kapal”. Istilah lain, yaitu Peranakan, memiliki arti yang berkebalikan dan digunakan untuk menyebut penduduk yang telah bercampur dengan warga pribumi di Indonesia, Jadi China Totok Istilah totok juga dipakai untuk menyebut warga Tionghoa di Indonesia yang berdarah murni (Totok Tionghoa), terutama untuk membedakannya dengan Babah atau peranakan.

Sinopsis Cerita Cahaya Cinta China Cirebon Klenteng Talang
Sinopsis Cerita Cahaya Cinta China Cirebon Klenteng Talang

Tionghoa Peranakan (atau hanya “Peranakan”, dan “Baba-Nyonya” di Malaysia) adalah istilah yang digunakan oleh para keturunan imigran Tionghoa yang sejak akhir abad ke-15 dan abad ke-16 telah berdomisili di kepulauan Nusantara (sekarang Indonesia), termasuk Malaya Britania (sekarang Malaysia Barat dan Singapura). Di beberapa wilayah di Nusantara sebutan lain juga digunakan untuk menyebut orang Tionghoa Peranakan, seperti “Tionghoa Benteng” (khusus Tionghoa-Manchu di Tangerang) dan “Kiau-Seng” (di era kolonial Hindia Belanda).

Kisah Cinta Mereka Berdua Begitu Penuh dengan Drama Kehidupan dan Nilai-Nilai Sosial Yang Dapat Di Anggap Sebagai Hikmah di Masa Kini. 1870, Tahun dimana China-China dari Pinggiran Berdiaspora ke Seluruh Penjuru Dunia. Ketika itu China-China Daratan Mulai mencari pekerjaan keluar dari Republik Tiongkok. Banyak China-China ini memilih Kota-kota besar di Nusantara, Salah Satunya Cirebon.

Salah Satu China mempunyai peranan-peranan untuk memenuhi kebutuhan yang dianggap penting oleh masyarakat yang bersangkutan. Peranan tersebut harus dijalaninya supaya tercipta hubungan yang harmonis antara Etnis China dan pribumi. Peranan dalam bidang sosial mereka dapat berbaur dan diterima keberadaannya oleh warga pribumi, akan tetapi terkadang ada prasangka buruk dari kalangan pribumi, adanya kecemburuan sosial yang dikarenakan tingkat perekonomian Etnis China lebih tinggi di banding dengan masyarakat pribumi.

Sedangkan Etnis China dianggap sebagi warga pendatang tetapi Etnis China lebih berhasil dalam bidang ekonomi dibanding masyarakat pribumi pada umumnya. Sedangkan pihak dari Etnis China dengan status sosialnya yang tinggi bila dibandingkan dengan pribumi, membatasi pergaulanya dengan Etnis China.

Tapi Bagaimana Kisah salah satu China Peranakan yang ada di Indonesia Sebenarnya, Kisah ini di Ambil dari Kisah Nyata Keturunan China Peranakan Yang ada di Cirebon dengan mengambil sumber cerita dari Orang-Orang Yang Masih Mengerti Kisahnya, Karena dalam Hal ini Masih Ada Sumber Nyata. Simak Sejarah Kisah China Peranakan Yang Ada di Cirebon dengan Membaca Cerita Cahaya Cinta China Cirebon.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *