Senja di Pelabuhan Gebang Cirebon

Pelabuhan Gebang Cirebon

Cahaya Cinta China Cirebon Senja di Pelabuhan Gebang Cirebon – Gebang merupakan nama daerah di kota Cirebon yang terkenal dengan Perahu-Perahu Yang Singgah untuk menjual hasil tangkapan ikan dari Laut Jawa ataupun Hanya Singgah dari Negeri-Negeri Seberang. Pelabuhan Gebang juga terkenal dengan Tempat Para Saudagar-Saudagar Kaya melakukan Jual Beli barang-barang kebutuhan pokok harian hidup masyarakat sekitar.

Pelabuhan Gebang Cirebon
Pelabuhan Gebang Cirebon

Abdul merupakan Salah Satu Saudagar Paling Kaya dari Kampung di Sebelah Timur Kota Cirebon, Yaitu Tepatnya di Losari. Namanya Memang Mencerminkan Orangnya Seorang Muslim Yang sangat taat akan agama dan sangat toleran terhadap agama orang lain. Saking Terlalu Kayanya Abdul memiliki Tanah dan Sawah Hampir sebagian Wilayah Losari. Abdul sendiri memiliki Usaha Persawahan Padi dan Usaha Ternak Kambing dan Sapi yang jelas-jelas paling menguntungkan setiap Bulannya.

Abdul Sendiri Memiliki Tiga Orang Penerus Generasinya, Bernama Firdaus, Ghani, dan Sa Liem. Ketiga-tiganya adalah Anak Laki-Laki yang Saleh dan Taat Kepada Orang Tuanya Berkat didikan Pesantren.

Matahari Tepat Berada di Atas Kepala Abdul, Setelah Melakukan Shalat Dhuhur Beliau Segera Siap-Siap Berdagang untuk Pergi Ke Pasar dan Pelabuhan Gebang. Beliau Membawa Beras-Beras dan Padi Yang Belum di Tumbuk menjadi Beras di atas Kereta Kuda. Kereta Kuda itu melaju cukup Lamban di tengah jalan-jalan yang semalam di guyur air hujan.

Tiba di Pasar dan Pelabuhan Gebang Abdul di Sambut oleh Saudagar-Saudagar Yang Sudah Menunggu untuk membeli Beras dan Padi Kualitas paling bagus di sebelah Timur Cirebon.

Setelah Barang Dagangan Beliau Habis, Beliau Hanya Duduk-Duduk di Pelabuhan Cirebon Sambil emngati Lalu lalang Kapal-Kapal Yang Datang dari Penjuru Nusantara.

Matanya tertuju kepada Salah Satu Kapal yang baru saja bersandar di pelabuhan. Kapal tersebut mengangkut penumpang yang berasal dari daratan China. Yah Lagi-Lagi Migran dari China Daratan datang ke Pulau Jawa menggunakan Kapal Saja.

still Continue For This Part

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *